Text Size:

News & Articles

Disability Equality Training (DET) for Transjakarta

September 29, 2022
A
Admin
Editor
Disability Equality Training (DET) for Transjakarta

 

Disability Equality Training for Better Public Transportation Services ✨

Setiap orang berhak mendapatkan akses transportasi publik yang layak, termasuk penyandang disabilitas. Salah satu cara memastikan agar transportasi publik menjadi inklusif adalah dengan memberikan akses dan pelayanan yang setara terhadap pelanggan dengan disabilitas.

Pada kesempatan kali ini, Selasa (20/9/2022) dan Rabu (21/09/2022), Konekin mengadakan DET kepada para petugas Transjakarta dan Transcare untuk membuka mindset awal teman-teman petugas terhadap penyandang disabilitas. Harapannya, layanan Transjakarta dapat lebih ramah disabilitas untuk kedepannya.

Fasilitator DET kali ini adalah Kak @marthellarrs yang memiliki sertifikasi DET langsung dari ILO di Italia. Kemudian dibantu oleh tim Konekin yaitu @divaasnawi sebagai Co Fasilitator. DET ini dilakukan selama 2 hari dengan serangkaian kegiatan interaktif agar output yang diberikan kepada peserta dapat maksimal.

Kalau mau tahu soal disabilitas, sebenarnya tinggal buka Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Bagi yang jago menghafal, semalam juga sudah khatam tentang disabilitas. Lantas, kenapa harus ikut Disability Equality Training (DET)? Karena perubahan mindset dan perilaku tidak cukup dengan membaca kebijakan. DET mengajak pesertanya menemukenali disabilitas sebagai isu yang dekat dan bagian dari keragaman manusia.

Kebayang gak gimana bosan dan ngantuknya mengikuti lokakarya selama 6 jam dengan materi yang cukup berat? Karenanya DET dirancang penuh interaksi agar semua peserta berpartisipasi. NO LAPTOP, NO INFOCUS, NO TABLE. Layout ruangan dibuat bebas bergerak dan menyisakan tempat untuk lesehan berkelompok. Modulnya DET gak sembarangan, Kak Marthella mengikuti Training of Facilitator (ToF) langsung di ITC-ILO Turin, Italy, dipandu sama Maureen Gilbert. Jadi, kalau ada yang menawarkan DET tapi metodenya ceramah 2 jam, itu bukan DET ya.

Sesi ini tidak hanya mengubah mindset peserta tetapi juga komitmen perilaku. Eh, ternyata bukan hanya peserta yang terdampak, tapi rekan-rekan disabilitas pun merasa bahwa sesi ini adalah ruang mencurahkan ekspresi, kegelisahan, dan apresiasi bagi tim @pt_transjakarta karena mereka memang kami pilih dari yang rutin atau pernah menggunakan busway dalam kesehariannya. “Kami bersyukur banget sudah difasilitasi suara kami, Mba” kata Bu Atikah, Ibunda Faruq, anak Autis yang hafal semua rute TJ.

Ingin menjadikan lingkungan kerja dan pelayanan publik Anda lebih inklusif? Mari berkolaborasi dengan kami 😊 Jangan lupa follow kami di instagram @konekindonesia