Sobat Konekin mungkin sudah tahu apa itu albinisme atau albino. Lantas apa hubungannya albino dengan disabilitas?
Sebelum itu, apa sih albinisme?
Albinisme adalah kelainan genetik akibat kurangnya pigmentasi (melanin) pada rambut, kulit, dan mata.
Seseorang yang memiliki albinisme disebut dengan albino. Albino memiliki rambut, kulit, dan mata dengan warna lebih terang dan pucat dari warna kulit ras asalnya.
Kondisi ini tentu sangat jarang ditemukan terlebih di Indonesia yang terkenal dengan warna kulit tubuh sawo matang.
Lalu apakah albino termasuk ke dalam kelompok penyandang disabilitas?
Albinisme bukan termasuk disabilitas
Orang dengan albino tidak mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, atau sensorik yang membuat mereka mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan lingkungannya.
Namun, Albino bisa juga tergolong sebagai disabilitas. Karena pengidap albino rentan mengalami gangguan penglihatan.
Kenapa bisa demikian?
a. Melanin sangat penting dalam pertumbuhan saraf mata
Melanin membantu tubuh menghasilkan warna kulit, rambut, dan mata. Di sisi lain, melanin pun membantu individu dalam perkembangan saraf optik.
Kurangnya melanin membuat albino bisa mengalami komplikasi, diantaranya mengalami penurunan/gangguan penglihatan.
b. Melanin pada iris mata
Umumnya iris manusia berwarna coklat,biru atau hijau. Iris mata ini berfungsi mengatur seberapa banyak cahaya yang masuk ke mata
Pada orang albino, kurangnya kadar melanin membuat warna iris mata tampak lebih transparan.
Akibatnya, iris tak mampu sepenuhnya menghalangi cahaya yang masuk ke mata.
Gangguan penglihatan yang dapat dialami oleh albino
- Kebutaan sebagian atau kebutaan total;
- Nistagmus, pergerakan mata yang cepat dan tanpa disengaja;
- Mata juling;
- Rabun jauh atau rabun dekat yang ekstrem;
- Fotofobia, sensitif terhadap cahaya;
- Astigmatisme, pandangan kabur akibat lengkungan permukaan depan mata atau lensa dalam mata yang tidak normal;
- Perkembangan retina yang tidak normal.
Jadi meskipun secara umum albinisme itu bukan termasuk disabilitas, Namun albinisme berkaitan erat dengan disabilitas, yaitu disabilitas sensorik netra.
Orang dengan albino juga kerap mengalami diskriminasi di lingkungan sosial karena warna kulitnya yang lebih pucat atau karena keterbatasan lainnya.
Karena itu setiap tanggal 13 Juni diperingati sebagai Hari Albinisme Sedunia guna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait albinisme.